Tips Berhenti Onani Secara Total

Pernah mendengar istilah onani? Onani atau masturbasi merupakan suatu cara pria untuk memuaskan dirinya sendiri dengan kesenangan seksual. Mungkin ada beberapa orang yang pernah mencobanya. Namun hal yang berbahaya dari onani adalah aktivitas ini dapat menciptakan suatu efek candu karena memang Anda akan merasakan rangsangan dan godaan yang besar saat Anda pertama kali mencobanya.

Ketertarikan manusia terhadap hal-hal yang berkaitan dengan seksual merupakan hal yang lumrah dan bahkan merupakan salah satu fitrah dari manusia itu sendiri. Namun beda halnya dengan memuaskan gairah seksual nya dengan melakukannya sendiri, onani merupakan cara yang tidak bisa dibenarkan. Selain bertentangan dengan berbagai norma maupun aturan agama, onani memiliki beberapa dampak kesehatan yang tidak baik. Beberapa hasil penelitian menunjukkan beberapa dampak buruk akibat aktivitas onani. Berikut adalah informasinya

Beberapa Dampak Negatif Dari Onani

  • Impotensi

Impotensi merupakan gangguan saraf parasimpatik sehingga menghambat rangsangan seksual pada organ kemaluan. Penjelasan lebih mudahnya adalah berkurangnya kemampuan ereksi pada organ kemaluan pria. Hal ini dapat disebabkan oleh terlalu sering melakukan onani.

  • Kebocoran pada katup air mani

Selain mempengaruhi kualitas ereksi, kerusakan saraf juga dapat menyebabkan kerusakan pada katup saluran tempat keluarnya air mani. Kerusakan katup ini dapat menyebabkan mani kadang keluar walaupun penis tidak dalam keadaan ereksi

  • Rasa lelah tak wajar sepanjang hari

Pada saat pria sedang mengalami orgasme, maka semua otot pada tubuhnya akan mengalami kontraksi sehingga akan mengakibatkan sebagian besar stamina orang tersebut terkuras. Jika onani dilakukan dengan intensitas yang banyak, maka akan menyebabkan kelelahan sepanjang hari dan mendatangkan rasa kantuk.

  • Nyeri selangkangan dan punggung

Saat orgasme terjadi, kontraksi otot yang terjadi dapat menyebabkan nyeri otot, terutama pada area selangkangan dan punggung.

  • Ejakulasi dini

Ejakulasi dini merupakan salah satu hal yang paling ditakutkan oleh kebanyakan pria. Ejakulasi dini merupakan proses pengeluaran mani yang terlalu cepat pada penis. Hal ini sering kali disebabkan oleh sering melakukan aktivitas onani. Karena otot sudah dilatih untuk menerima rangsangan yang sangat kecil dengan respons yang maksimal. Selain itu, problem lainnya yang akan muncul adalah berkurangnya sensor sensitivitas terhadap rangsangan atau sentuhan manusia lain karena sudah terlalu akrab dengan sentuhannya sendiri.

  • Varikokel

Terlalu sering melakukan aktivitas onani pada pria juga dapat berakibat sangat buruk, yaitu dapat mengakibatkan gangguan varikokel yaitu seperti varises, namun terjadi pada alat kelamin pria. Varikokel terjadi karena aktivitas onani dilakukan dengan menjepit alat kelamin pria sehingga dapat memicu terjadinya varikokel.

  • Masturbasi kronis

Masturbasi kronis dapat mempengaruhi zat kimia pada tubuh dan juga otak. Ini juga diakibatkan oleh produksi neurotransmiter dan hormon seks yang terlalu berlebih. Meskipun efek negative pada setiap individu berbeda-beda, melakukan onani yang terlalu sering dapat memicu banyak sekali gangguan kesehatan. Contohnya adalah nyeri panggul, kelelahan, sakit pada area testis dan rambut yang mulai rontok.

Beberapa hal di atas merupakan dampak dari terlalu sering melakukan onani. Mengerikan bukan? Ada beberapa hal yang menghalangi seseorang untuk berhenti melakukan aktivitas onani, salah satunya adalah onani menimbulkan efek candu. Hal ini merupakan rintangan terbesar yang menghalangi seseorang untuk meninggalkan aktivitas onani secara total. Namun bukan berarti hal ini tidak mungkin untuk dilakukan. Ada beberapa tips untuk berhenti melakukan aktivitas onani secara total, berikut di bawah ini informasinya.

Cara Menghilangkan Kebiasaan Onani

  • Bentuk niat yang kuat dan bulat untuk berhenti onani

Segala sesuatu bermula dari niat awal si pelaku. Hal yang harus dilakukan oleh seseorang yang hendak menghentikan kebiasaan onani secara total adalah memperkuat niat dan tekad untuk berhenti melakukan onani. Kuatkan niat Anda dengan membayangkan dampak-dampak yang dapat terjadi jika Anda terus melakukan aktivitas onani. Kemudian dukung dengan beberapa referensi norma serta pengetahuan agama yang cukup. Hal ini akan membentengi kita untuk kembali melakukan aktivitas onani.

  • Jauhi hal-hal yang menyebabkan Anda melakukan onani

Ada beberapa kondisi serta penyebab yang dapat merangsang Anda untuk kembali melakukan onani. Hal ini bisa datang dari bacaan yang menampilkan gambar-gambar yang tidak patut, dari video yang menampilkan adegan-adegan vulgar atau bahkan saat bermain video game yang karakternya merupakan lawan jenis yang memakai pakaian yang minim. Selain jauhkan pandangan, Anda juga harus menjauhkan pendengaran Anda dari hal-hal yang bersifat merangsang. Bentengi diri Anda dengan ilmu agama serta keimanan yang tebal. Hal ini akan sangat membantu dalam usaha Anda menjauhi kebiasaan melakukan aktivitas onani.

  • Hindari kebiasaan mendiri dan alihkan pikiran Anda dengan kegiatan yang lain

Biasanya hasrat untuk melakukan onani datang saat seseorang dalam keadaan sendiri dan tanpa ada yang memperhatikan. Maka dari itu sangat disarankan bagi Anda yang senang menyendiri untuk mencari kegiatan lain yang lebih produktif. Hal ini akan membantu Anda dalam mengalihkan hasrat Anda untuk kembali melakukan kegiatan onani.

  • Rutin berolahraga

Olahraga merupakan salah satu sarana untuk mengalihkan hasrat serta pikiran Anda untuk melakukan kegiatan onani. Olahraga akan menyalurkan energi Anda untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dan tentunya juga dapat mendatangkan kesehatan bagi tubuh. Sehingga tubuh lebih ringan dan nyaman untuk melakukan aktivitas-aktivitas lain selain melakukan kegiatan onani

Demikian beberapa penjelasan seputar bahaya dari terlalu sering melakukan onani serta beberapa tips tentang cara berhenti total melakukan onani. Semua tips yang diberikan akan bermuara pada satu titik, yaitu kemauan dan tekad kuat Anda untuk meninggalkan kebiasaan onani ini.